Sukses tapi sepi – kamu sedang merasakan perasaan hampa dari kesendirian kamu dalam berjuang? bertahan dalam diam di tengah hiruk pikuk pikiran yang berisik. Ketika kamu mencoba untuk mempertahankan logikamu bahwa ini adalah jalan yang kamu lakukan dan harapkan.
Beberapa bulan lalu kamu memohon doa yang begitu khusuyuk kepada Tuhan mu, meminta dengan rasa haru dan penuh harap. Menangis meratapi dan bertanya kemana arahku yang tertuju. Meminta dalam setiap waktu dan melakukan banyak hal baik untuk meyakinkan Tuhan bahwa kamu siap.
Namun ketika doa itu terjawab, ternyata kita masih menangis untuk hari ini. Merasa takut dan sendiri untuk menjalani hari sembari menunggu hari esok dengan perasaan yang khawatir. Ternyata doa kita yang kemarin masih membawa kita akan rasa takut yang mendalam.
Hei kamu dan aku, itu bukan karena Tuhan tidak sayang akan dirimu. Kamu bertahan untuk hari ini adalah sebuah anugerah dan kekuatan yang tidak dimiliki selain kamu. Kita masih memilih tersenyum dan menjalani hari dengan suka cita adalah bentuk bertahan paling harmonis. Kamu menangis dan menahan air mata adalah bentuk rasa syukur yang mungkin kamu lewatkan.
Sukses tapi Sepi?
Apa yang kamu lalui hari ini adalah bentuk doa mu yang kemarin. Segaka bentuk tekanan, takut, khawatir, sepi, sendiri, dan rasa sedih adalah perasaan yang wajar. Tuhan ingin kamu terus berdoa dan memohon, bentuk kasih sayang paling unik dan penuh haru. Tuhan tidak ingin kamu tumbuh dengan lemah, namun Ia mengajarkan untuk bertahan dalam doa yang kamu panjatkan.
Ini adalah bentuk ibadah yang romantis. Penyakuran kasih sayang yang tidak bisa kita rasakan secara langsung, namun bertahap dengan pasti. Kamu hari ini akan melihat kamu di masa depan, bagaimana versi mu dalam beberapa bulan lagi akan menjadi seseorang yang hebat dan tersenyum haru untuk kamu hari ini.
Sukses tapi sepi? rasanya seperti bayaran muka. Tenang, nanti akan Tuhan ganti dengan sesuatu yang indah jika kamu masih percaya, yakin, dan menjalaninya dengan rasa syukur. Rasa yakin dan pikiran kita adalah pengaruh utama dalam hari yang kita jalani. Untuk menyelesaikannya, setidaknya kita harus berusaha untuk menahan rasa overthinking yang tidak perlu dan menanamkan banyak hak positive dalam benak kita.
INGAT! Hari ini akan berlalu. Ucapkan mantra itu setiap kamu keluar pintu untuk memulai pagi yang panjang. Itu tidak akan terasa jika kita melakukannya dengan perasaan percaya akan diri kita sendiri. Diiringi doa kepada Tuhan, aku yakin kita akan melewati hari ini dengan baik.
Apakah Sepi bayarannya?
Itu hanya sementara. Kamu akan menemukan banyak hal yang lebih indah dari hari ini mulai sekarang. Kita hanya perlu bersabar dan percaya untuk banyak hal baik kedepannya. Semua yang indah tidak datang secara percuma, dia datang dengan rasa takut, cemas, sedih, bahkan ketidakpercayaan terlebih dahulu. Kemudian akan mendatangkan banyak hal baik kedepannya.
Pelangi yang indah terkadang perlu awan mendung terlebih dahulu sebelumnya, yang kemudian berubah menjadi langit sore cerah yang membuat kamu takjub. Sepi adalah proses, dan aku yakin kita semua bisa melewati itu dengan sabar dan ikhlas sedikit lebih lama.
Dengan pengakuan kamu setiap harinya untuk menjebut hal baik, aku percaya kamu akan mencapai pelangi kamu juga. Jangan lupa untuk bersyukur dan berdoa terus menerus. Karena itu adalah bentuk bujuk rayu kita kepada Tuhan yang Maha baik. Slalu bersama Pojok Ruang ya, aku akan terus menemani hari kamu.

